Selasa, 31 Oktober 2017

Review Jurnal Tugas 2








Nama Jurnal                 : Afaanz Journal Accounting & Finance
Volume & Halaman      : Vol 48, hal 279 - 300
Judul Jurnal                  : What Skills and Attribute does an Accounting Graduate Need ? Evidence from Student Perceptions and Employer Expectations
Penulis                           : Marie H Kavanagh and Lyndal Drennan
Tahun                             : 2007
Tujuan Penelitian         : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang perlunya lulusan akuntansi untuk mengembangkan suatu keterampilan yang dibutuhkan dalam dunia kerja.

Latar Belakang 

             Di Spanyol dan Inggris, sistem pendidikan akuntansi sedang direvisi untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan mengurangi kesenjangan yang berkaitan dengan tuntutan dari klien ke akuntan. Penelitian ini juga digunakan untuk meneliti keterampilan dan kemampuan apa yang diharapkan oleh para pengusaha untuk bisa dimiliki oleg seorang akuntan. Secara global, pendidikan akuntansi lebih menekankan kemampuan teknis lulusan sehingga merugikan kemampuan lainnya yg seharusnya bisa juga dikembangkan oleh seorang calon akuntan. Hal ini sangat memprihatinkan. Hal yang dibutuhkan untuk pengembangan pendidikan akuntansi antara lain : pendidikan berbasis metode, seminar dan dorongan kepada para siswa agar dapat mengembangkan keterampilan yg kreatif dan bisa berpikir kritis dalam menangani sebuah masalah. Pengembangan kerja tim dan kemampuan dalam presentasi publik juga sangat diperlukan untuk meningkatkan karir seorang akuntan. Pengembangan keterampilan seorang akuntan harus dilakukan secara terus menerus karena seorang akuntan harus bisa cepat beradaptasi dan memiliki pengetahuan tentang akuntansi yang lebih baik dibanding dengan profesi lainnya. Pihak universitas dipandang belum bisa memberikan keterampilan yang dibutuhkan dalam dunia kerja. Banyak ahli yang berpendapat bahwa keterampilan dalam berkomunikasi lisan dan tertulis sangat penting bagi seorang mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja. Ada 3 kriteria penting yang dijadikan acuan oleh para pengusaha untuk memilih calon pekerja lulusan akuntansi yaitu, :
  1. Motivasi dalam bekerja
  2. Kualitas pribadi calon pekerja
  3. keterampilan komunikasi calon pekerja
Dengan adanya perbedaan pandangan antara pengusaha dengan mahasiswa maka timbul 3 pertanyaan yang ingin diteliti lebih lanjut yaitu sebagai berukut :
  1. Apa keterampilan profesional yang harus dimiliki lulusan akuntansi yang dianggap memiliki prioritas tertinggi untuk mensukseskan karir mereka ?
  2. Sampai sejauh mana lulusan akuntansi menganggap bahwa keterampilan profesional telah dikembangkan sebagai bagian dalam perkuliahan mereka.
  3. Apa keterampilan profesional yang diharapkan oleh para pengusaha untuk bisa dimiliki para lulusan akuntansi di entry level ?
  4. Apakah perbedaan antara persepsi siswa dengan harapan para pengusaha
Metodologi


  Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif dengan melibatkan 322 lulusan dari 3 universitas di Australia dan 28 praktisi dari sejumlah organisasi dan industri yang mempekerjakan lulusan akuntansi.  

   Dalam metode kuantitatif, penulis melakukan survey kepada para siswa selama kuliah. Survey terdiri dari 3 bagian yaitu : 
  1. Siswa diminta untuk menilai dengan skala tingkat persetujuan mengenai pernyataan tentang pentingnya mempelajari berbagai program dalam akuntansi dan bisnis.
  2. Siswa untuk menilai 47 spesifik keterampilan yang ada kaitannya dengan pentingnya masa depan karir mereka dan tingkat prioritas yang mereka anggap telah diberikan untuk mengembangkan keterampilan ini selam program perkuliahan.
  3. Meminta informasi demografi dari para siswa yang berkaitan dengan jenis program dan jurusan mereka dan jalur karir mereka.
Metode kualitatif digunakan untuk menilai harapan pengusaha dan untuk fokus pada proses yang terjadi dalam praktek kerja deperti yang dijelaskan oleh mereka. Metode ini dilakukan dengan wawancara. Hasil wawancara direkam dan ditranskip untuk menghasilkan fakta opini. Diskusi antara penilai dan para peneliti dilakukan detiap timbul adanya perbedaan yang jelas.

Hasil dan Diskusi
 
   Dalam menjawab pertanyaan 1 yang timbul, dari perspektif siswa sejalan dengan pendapat morgan (1997) dan jones dan sin (2003) yaitu keterampilan pribadi dan komunikasi, keterampilan analitik, keterampilan menghargai dan kepemimpinan dinominasikan sebagai hal yg paling penting untuk karir mereka. Yang menarik adalah persepsi siswa bahwa kepekaan budaya juga merupakan keterampilan yg harus dimiliki untuk masa depan karir mereka.
 Dalam menjawab pertanyaan 2, para siswa menganggap keterampilan yang diberikan selama program perkuliahan mempunyai kesamaan dengan keterampilan yang dibutuhkan untuk karir mereka. Menanggapi penelitian pertanyaan 2, dengan pengecualian keterampilan akuntansi dan penelitian dasar, siswa tidak memahami bahwa tingkat yang sesuai prioritas telah diberikan untuk mengembangkan keterampilan yg mereka anggap penting untuk karir mereka.

   Pertanyaan 3 dirancang untuk mengetahui keterampilan yang harus dimiliki oleh lulusan akuntansi pada entry level yang mampu untuk menarik para pengusaha untuk mempekerjakan mereka. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan oleh penulis  ada 3 keterampilan yang dibutuhkan oleh para pengusaha tersebut yaitu,
  1. Kemampuan untuk menganalisis atau memecahkan masalah
  2. Kesadaran dan paham mengenai dunia bisnis
  3. Menguasai keterampilan akuntansi dasar
Selain tiga keterampilan utama, para pengusaha juga berharap lulusan akuntansi juga memiliki  keterampilan lisan, kesadaran etika, kerja sama tim yang baik dan mampu berkomunikasi secara tertulis dengan baik. Pengusaha juga menekankan perlunya bagi lulusan untuk mengembangkan keterampilan interpersonal dan menyadari untuk terus belajar untuk meningkatkan pengetahuan secara global.


Senin, 02 Januari 2017

Kiat Sukses Membangun Bisnis



      Dengan bertambahnya jumlah penduduk di suatu negara, maka laju pertambahan jumlah tenaga kerja yang tersedia seringkali melebihi jumlah lapangan pekerjaan yang tersedia. Akibatnya, penciptaan lapangan kerja sendiri nampaknya merupakan suatu kebutuhan yang tidak dapat ditawar lagi. Dalam membangun usaha, setiap orang harus memiliki kemampuan untuk : 
  1. Berani mengambil resiko 
  2. Mampu mengambil keputusan untuk dirinya sendiri
  3. Memanfaatkan kesempatan usaha yang ada
  4. Mampu mengkoordinasi pengelolaan penanaman modal atau sarana produksi
  5. Mampu menggerakkan orang lain dengan berbagai keahlian untuk membantu mencapai tujuan usaha
  6. Memiliki semangat bersaing yang kuat 
  7. Berespon secara kreatif dan inovatif 
  8. Memiliki modal untuk membangun sebuah usaha

     Selain memiliki kemampuan tersebut, pelaku usaha harus pandai dalam memilih lokasi, menyeleksi dalam perekrutan tenaga kerja, dan pemilihan produk/jasa apa yang akan dihasilkan. Dengan cara ini, efisiensi operasionalnya baru dapat dicapai setelah usaha berjalan. Usaha kecil dan menengah memegang peranan yang sangat penting dalam perekonomian suatu negara. Banyak pengusaha sukses yang memulai usahanya dalam bentuk usaha kecil yang akhirnya berkembang menjadi perusahaan besar.

     Di era sekarang ini, bidang usaha jasa merupakan alternatif pilihan yang menarik dan berkembang dengan pesat. Sektor jasa mulai tumbuh lebih pesat dibandingkan sektor ekonomi lainnya. Hal ini dikarenakan persentase pendapatan masyarakat yang dibelanjakan untuk jasa semakin meningkat. Terlepas dari bidang usaha apa yang ingin kita pilih, setiap usaha kecil juga mempunyai kekuatan dan kelemahan. Sebelum kita memulai usaha, alangkah baiknya apabila kita melakukan riset dan survey untuk usaha kita. Hal ini berguna untuk mengetahui seberapa besar produk kita diminati konsumen sehingga kita bisa membuat strategi untuk bersaing dengan kompetitor kita.

Ada berbagai faktor yang dapat menghambat bisnis yang sedang kita jalani, antara lain :
  • Kurangnya modal dalam membangun bisnis
  • Kurangnya pengalaman dalam berbisnis
  • Kurang mengerti dalam pemasaran produk
  • Kurangnya pengetahuan tentang bisnis yang dijalani

Tentu saja semua hambatan tersebut harus kita perhatikan sehingga hal tersebut tidak membuat kita berhenti berusaha dalam membangun bisnis sendiri, karena setiap usaha memang akan selalu punya tantangan tersendiri yang harus dihadapi.