Kamis, 20 November 2014

Pengertian Bisnis dan Hubungannya dengan Sumber Daya Manusia


* Bisnis berasal dari kata business/busy yang berarti sibuk.
* Bisnis mempunyai beberapa pengertian antara lain :
  • Bisnis adalah Serangkaian usaha yang dilakukan satu orang atau kelompok dengan menawarkan barang dan jasa untuk mendapatkan keuntungan.
  • Menurut Griffin & Eber, Bisnis merupakan Suatu Organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya dengan tujuan mendapatkan laba.
  • Dalam arti yang lebih luas, Bisnis adalah kegiatan yang dilakukan oleh individu dan sekelompok orang atau organisasi yang menciptakan nilai (create values) melalui pembuatan barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan memperoleh keuntungan melalui transaksi.
Kegiatan-kegiatan bisnis sebagai sebuah perusahaan atau organisasi yaitu,:
  1. Produksi adalah proses dalam menghasilkan barang dan jasa
  2. Keuangan adalah kegiatan mencari dana / modal yg dibutuhkan untuk melakukan bisnis
  3. Pemasaran adalah kegiatan untuk menginformasikan barang dan jasa untuk ditawarkan kepada konsumen
  4. Pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) adalah kegiatan mencari tenaga kerja dan meningkatkan kemampuannya.
Bisnis memiliki beberapa Jenis antara lain:
  • Monopsoni yaitu keadaan dimana satu pelaku bisnis menguasai penerimaan pasokan atau menjadi pelaku tunggal atas penjualan barang/jasa dalam suatu pasar komoditas. Misalnya Perusahaan Listrik Negara (PLN) menguasai penjualan listrik di Indonesia.
  • Oligopoli yaitu keadaan dimana satu jenis barang dikuasai oleh beberapa perusahaan.
  • Oligopsoni yaitu keadaan dimana 2 atau lebih pelaku bisnis menguasai penerimaan pasokan atau menjadi pembeli tunggal atas barang /jasa dalam suatu pasar komoditas.
  • Monopoli yaitu suatu keadaan dimana hanya terdapat satu pelaku bisnis yang menguasai pasar.
Lingkungan Bisnis terbagi menjadi 2 yaitu :
  1. Lingkungan Internal yaitu Lingkungan yang memberikan pengaruh langsung kepada pelaku bisnis. Misalnya : konsumen, pekerja, pesaing, dan sebagainya
  2. Lingkungan Eksternal yaitu Lingkungan yang memberikan pengaruh tidak langsung kepada pelaku bisnis. Misalnya : dunia internasional, situasi politik dan ekonomi
     Salah satu faktor yang berpengaruh terhadap perkembangan bisnis adalah Sumber Daya Manusia atau Pekerja. Nilai tambah pekerja atas produk, biaya, ketersediaan dan kontrol selalu menjadi ulasan mendalam oleh para pelaku bisnis dan pemerintah. Sekarang banyak persoalan / masalah yang diakibatkan karena hubungan para pelaku bisnis dan para pekerjanya yang kurang baik. Banyak para pelaku bisnis yang memperlakukan pekerjanya sebagai suatu sumber daya yang diperoleh, dimanfaatkan, dan ditugaskan untuk menghasilkan keuntungan, sebagai tujuan akhir dalam bisnis. Apabila sumber daya tersebut telah selesai digunakan atau terlalu mahal maka pekerja tersebut akan dicampakkan dan diganti dengan yang baru. Untuk itu para pekerja dapat menolak untuk bekerja atau berpindah ke perusahaan yang lain dalam upaya mencari upah dan kesejahteraan yang lebih baik. Oleh karena itu dibutuhkan peran serta pemerintah untuk bisa menjadi mediator yang baik.
     Tekanan yang cukup besar berada pada perusahaan internasional yang beroperasi di pasar baru. Perusahaan tersebut diminta membayar upah yang sebanding dengan upah di pasar industri. Pemerintah juga ditekan oleh para serikat pekerja untuk membuat undang-undang yang menjamin upah minimum bagi pekerja. Bahkan ketika perusahaan tersebut sudah membayar melebihi upah minimum lokal, mereka masih diwajibkan oleh para serikat pekerja untuk membayar lebih banyak lagi. Seharusnya sudah jelas bahwa upah pekerja yang rendah adalah salah satu daya tarik perusahaan yang berekspansi keluar. Hampir seluruhnya keinginan perusahaan yang mendorong mereka keluar negeri datang dari kebutuhan untuk menghindari pembayaran upah atas pekerja yang terlampau tinggi yang diwajibkan oleh pemerintah setempat. Debat atas perbedaan upah umumnya akan terus menjadi permasalahan dalam bisnis karena kedua belah pihak sama-sama menuntut untuk mendapatkan hasil yang maksimum.




Sumber : buku Memahami Ekonomi Internasional (Jeffrey E Curry)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar