Uang merupakan temuan manusia yang paling menakjubkan dan telah digunakan sejak berabad-abad yang lalu. Artinya, uang memiliki sejarah yang sangat panjang dan telah mengalami perubahan yang sangat besar sejak dikenal manusia hingga sekarang. Sebelum sistem pembayaran menggunakan uang, manusia menggunakan sistem barter. Akan tetapi berhubung sistem barter mengandung sejumlah kelemahan, maka manusia sejak berabad-abad yang lalu berusaha mencari atau menggunakan benda yang digunakan sebagai alat transaksi yang dinamakan uang.
Uang didefinisikan sesuatu (benda) yang diterima secara umum sebagai alat tukar dalam transaksi barang dan jasa.
Dari definisi tersebut, ada 2 unsur penting yang perlu diperhatikan, yaitu sesuatu benda dan diterima secara umum. Dengan begitu dapat dipahami bahwa uang sangat berguna untuk memperlancar transaksi dalam perekonomian.
Fungsi uang dibedakan menjadi 2 yaitu fungsi asli atau utama dan fungsi turunan.
Fungsi asli atau utama uang ada tiga yaitu
- Sebagai alat Tukar artinya setiap orang membutuhkan uang, karena dengan uang transaksi barang dan jasa akan menjadi lancar. Dengan menggunakan uang, maka masyarakat terhindar dari sistem barter atau pertukaran secara langsung. Sistem barter merupakan transaksi yang membutuhkan biaya besar dan sangat rumit.
- Sebagai Satuan Hitung artinya uang dapat digunakan untuk menghitung nilai atau harga berbagai macam barang dan jsa yang ditrnsaksikan dan menunjukkan besarnya kekayaan serta untuk mengkalkulasi besar kecilnya kredit seseorang atau suatu unit usaha (bisnis).
- Sebagai Penyimpan Nilai artinya melalui fungsi uang sebagai penyimpan nilai, maka seseorang (pengusaha) dapat mengalihkan daya belinya dari masa kini ke masa mendatang.
Fungsi uang lainnya disebut fungsi turunan. Meliputi uang sebagai standar pembayaran yang ditunda, sebagai alat pembayaran utang, sebagai alat penimbun kekayaan, dan sebagainya.
Uang merupakan inovasi besar dalam peradaban manusia dan posisi uang sangat strategis dalam suatu sistem ekonomi serta sulit digantikan variabel lainnya. Perkembangan atau perubahan jumlah uang beredar mempengaruhi perekonomian karena dengan meningkatnya julah uang beredar dapat meningkatkan permintaan barang dan jasa yang pada akhirnya akan memberikan tekana terhadap kenaikan harga-harga (inflasi). Oleh karena itu, pengendalian jumlah uang beredar mempunyai arti penting bagi perekonomian.
Seiring dengan pesatnya perkembangan bisnis, konsep nilai waktu dari uang (time value of money) telah mendapat tempat yang demikian penting. Banyak proses pengambilan keputusan, baik di tingkat perseorangan maupun di tingkat perusahaan yang terkait dengan aspek keuangan, harus menerapkan konsep nilai waktu dari uang untuk memperoleh hasil yang memuaskan.
Konsep nilai waktu dari uang menyiratkan terjadinya perbedaan nilai uang yg disebabkan oleh adanya perbedaan waktu. Perbedaan disini karena adanya konsep opportunity cost (biaya kesempatan). Satu rupiah yang kita terima saat ini dapat kita investasikan untuk memperoleh bunga sehingga nilai uang satu rupiah milik kita saat ini akan bernilai lebih dari satu rupiah pada satu tahun yang akan datang.
Dalam bisnis, nilai waktu harus diperhitungkan dengan cermat agar kita mengetahui apakah investasi yang telah kita lakukan mendapat keuntungan atau tidak. Dengan demikian investor dapat dapat menganalisa apakah bisnis tersebut menguntungkan apa tidak karena para investor lebih menyukai bisnis yang memberikan keuntungan melebihi bunga deposito bank.
Selain Nilai Waktu, Nilai Kurs mata uang juga sangat berpengaruh terhadap bisnis. Nilai kurs memainkan peranan penting dalam keputusan-keputusan pembelanjaan terutama bisnis ekspor impor. Apabila nilai kurs rupiah terhadap nilai mata uang asing melemah maka harga ekspornya lebih murah tetapi harga impornya lebih mahal. Begitupun sebaliknya apabila nilai kurs rupiah menguat maka harga ekspornya lebih mahal dan impornya lebih murah.
Faktor-faktor yang mempengaruhi kurs yaitu,:
- Tingkat Inflasi
- Aktifitas neraca Pembayaran
- Perbedaan Suku Bunga di berbagai Negara
- Tingkat Pendapatan Relatif
- Kontrol Pemerintah atau Kebijakan Pemerintah
- Ekspektasi
Sumber : buku Ekonomi Moneter (M.Natsir) dan buku Pengantar Bisnis (M.Fuad)

Saya telah berpikir bahwa semua perusahaan pinjaman online curang sampai saya bertemu dengan perusahaan pinjaman Suzan yang meminjamkan uang tanpa membayar lebih dulu.
BalasHapusNama saya Amisha, saya ingin menggunakan media ini untuk memperingatkan orang-orang yang mencari pinjaman internet di Asia dan di seluruh dunia untuk berhati-hati, karena mereka menipu dan meminjamkan pinjaman palsu di internet.
Saya ingin membagikan kesaksian saya tentang bagaimana seorang teman membawa saya ke pemberi pinjaman asli, setelah itu saya scammed oleh beberapa kreditor di internet. Saya hampir kehilangan harapan sampai saya bertemu kreditur terpercaya ini bernama perusahaan Suzan investment. Perusahaan suzan meminjamkan pinjaman tanpa jaminan sebesar 600 juta rupiah (Rp600.000.000) dalam waktu kurang dari 48 jam tanpa tekanan.
Saya sangat terkejut dan senang menerima pinjaman saya. Saya berjanji bahwa saya akan berbagi kabar baik sehingga orang bisa mendapatkan pinjaman mudah tanpa stres. Jadi jika Anda memerlukan pinjaman, hubungi mereka melalui email: (Suzaninvestment@gmail.com) Anda tidak akan kecewa mendapatkan pinjaman jika memenuhi persyaratan.
Anda juga bisa menghubungi saya: (Ammisha1213@gmail.com) jika Anda memerlukan bantuan atau informasi lebih lanjut